Sabtu, 10 Maret 2012

Meledaknya Semangat 3 Pebulutangkis Indonesia

Hari ini ajang kompetisi bulutangkis Yonex All England yg merupakan turnamen bulutangkis tertua, sudah menjajaki babak Semifinal. Mirisnya, Indonesia hanya diwakili oleh pasangan Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir di ganda campuran. Tetapi udah sewajarnya kita meng-apresiasi kepada 3 pebulutangkis yg bermain mengesankan di ajang ini. Check it out! :)


1. Dionysius Hayom Rumbaka


Hayom Rumbaka
Walaupun biasanya pemain tunggal yg satu ini tidak terlalu berprestasi, tapi di turnamen All England 2012 dia sudah melakukan lebih dari espektasi. Itu terbukti saat di babak 1 dia langsung menghadapi unggulan 10, Du Pengyu dari China. Secara prestasi dan ranking BWF Hayom sangatlah tidak diperkirakan untuk memenangi pertandingan ini. Tetapi dengan semangat dan konsistensi dia mampu mengalahkan Pengyu dengan 21-16 15-21 21-19. Halangan berat belum sampai disitu. Di babak 2 dia harus menghadapi unggulan 6, Sho Sasaki dari Jepang, yg mengalahkan Jan O' Jorgensen dengan 21-18 21-19. Tetapi lagi2 Hayom mampu mengalahkannya dengan dua set langsung 21-17 21-17. Tetapi pada akhirnya di perempatfinal Hayom harus mengakui kehebatan Unggulan 1 Lee Chong Wei yang mengalahkannya 11-21 9-21.


2. Maria Febe Kusumastuti

Maria Febe
Meski langkah pemain muda Indonesia ini cuma sampai R2, dia telah menunjukkan semangat yg luar biasa. Di babak 1 kualifikasi, dia mengalahkan unggulan 2 kualifikasi, Susan Egelstaff dengan 21-17 21-8. Di final kualifikasi dia pun menekuk Elizabeth Cann dari Inggris dengan 21-11 21-10. Tetapi yg sangat patut dibanggakan adalah saat dia mampu mengalahkan pemain unggulan dari Singapura, Gu Juan, dengan skor telak 21-19 21-9. Akhirnya langkahnya dihentikan oleh unggulan 5 Li Xuerui dengan 11-21 19-21.

3. Taufik Hidayat

Taufik Hidayat
Pemain Tunggal Putra senior Indonesia ini memang akhir2 ini prestasinya sangat menurun, bahkan sampai terlempar dari peringkat 10 besar BWF. Tetapi di ajang ini dia menunjukkan kemampuan dan konsistensi layaknya seorang juara. Itu terbukti saat dia menaklukkan Kevin Cordon, pemain yg pernah mengalahkan Lin Dan, dengan skor 25-23 21-17. Di babak kedua, untuk menghindari dominasi China di Olimpiade London 2012 dan untuk menghindari taktik China yg ingin meloloskan pemain sebanyak2nya, Taufik pun berusaha keras untuk mengalahkan unggulan 5 Chen Jin. Kerja kerasnya terbayar lunas saat dia akhirnya berhasil menang 21-19 21-19. Akhirnya kiprah Taufik berhenti di perempatfinal saat ia dikalahkan unggulan 2 Lin Dan dengan skor 19-21 9-21.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar