Sabtu, 31 Maret 2012

3 Style Permainan Bulutangkis yang Efektif

Sekarang lagi panas2nya badminton nih, berhubung digelarnya XL Axiata Cup yg untuk pertama kalinya digelar, dengan Indonesia dan Malaysia sebagai tuan rumahnya. 

Sekedar info, Axiata Cup diikuti 6 negara ASEAN, diantaranya Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailand, dan Filipina. Pada babak semifinal yg akan dilangsungkan hari ini, hanya tersisa tim dari Indo dan Malay, yaitu Garuda n Rajawali dari Indo, dan Tigers n Leopards dari Malay. Semifinal Axiata Cup ini memakai home-away atau kandang-tandang. Jadi setiap tim harus bermain dua kali, yakni di Indonesia dan Malaysia. Pada leg 1, Rajawali berhasil menumpas Leopards 3-0, sedangkan Garuda mengalahkan Tigers dengan 2-1. Tercatat dua pemain yg belum bermain dari line-up Indo dan Malay, yakni Simon Santoso (INA) dan Lee Chong Wei (MAS). Sekian infonya, dan langsung ke topik utamaa~  ;)

Bagi Badminton Lovers yg suka main bulutangkis, berikut saya update gaya2 permainan bulutangkis yg (menurut saya) efektif untuk dipakai sesuai kemampuan. Cekidot!


1. Offensive Style (Speed, Power)

Style ini sangat cocok jika anda adalah orang yg cepat, lincah, dan memiliki power yg cukup bagus. Anda dapat melakukannya dengan mendesak lawan, memaksa lawan memberi bola tinggi, lalu anda dapat men-smash dengan kekuatan anda , dan membuat lawan anda mati langkah. Cara lain adalah dengan melakukan gerak tipu, seperti dropshot, lalu langsung menyambar netting lawan anda. Teknik ini sering dipakai oleh Lin Dan dari China.

Lin Dan

2. Deffensive Style (Calmness, Dropshot, Netting, Backhand)

Jika anda tidak terlalu memiliki kecepatan dan power, anda bisa memakai tehnik ini. Anda butuh kesabaran dan teknik netting yg bagus, dan yang paling penting, jangan terburu-buru untuk menghabisi lawan anda. Jika anda ingin menuntaskan permainan segera, anda mungkin justru mati sendiri dan lawan anda dengan mudah malah berbalik menghabisi anda. Anda mungkin lebih baik memulai game dengan servis pendek, lalu jika lawan memberi bola tinggi, lakukan dropshot sehingga lawan tertipu. Jika lawan masih bisa membalas, mainkan netting anda sesekali lalu sambar bola netting lawan di saat yg tepat. Teknik ini sering dipakai oleh pemain tunggal andalan Indonesia, Taufik Hidayat.

Taufik Hidayat

3. Balanced Style (Speed, Backhand, Cross Smash, Dropshot)

Jika anda memiliki kemampuan menyerang dan bertahan yg seimbang, gaya permainan ini mungkin cocok untuk anda. Anda mungkin bisa memulai pertandingan dengan servis panjang kebelakang lawan, lalu lawan mungkin men-smash anda. Tahan smash lawan dengan kemampuan anda, lalu ajak dia bermain netting. Pastikan anda tidak memberi lawan bola tanggung, karena lawan akan langsung menyambarnya. Beri netting tipis dan berharap lawan akan capek dan memberi bola tinggi. Disitu anda bisa langsung men-smash atau dropshot lawan. Yang manapun yg anda lakukan itu akan sangat mematikan. Tehnik ini sering dipakai oleh pemain Thailand, Boonsak Ponsana.

Boonsak Ponsana



Sekian update saya, semoga bisa membantu anda :D






Sabtu, 10 Maret 2012

Meledaknya Semangat 3 Pebulutangkis Indonesia

Hari ini ajang kompetisi bulutangkis Yonex All England yg merupakan turnamen bulutangkis tertua, sudah menjajaki babak Semifinal. Mirisnya, Indonesia hanya diwakili oleh pasangan Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir di ganda campuran. Tetapi udah sewajarnya kita meng-apresiasi kepada 3 pebulutangkis yg bermain mengesankan di ajang ini. Check it out! :)


1. Dionysius Hayom Rumbaka


Hayom Rumbaka
Walaupun biasanya pemain tunggal yg satu ini tidak terlalu berprestasi, tapi di turnamen All England 2012 dia sudah melakukan lebih dari espektasi. Itu terbukti saat di babak 1 dia langsung menghadapi unggulan 10, Du Pengyu dari China. Secara prestasi dan ranking BWF Hayom sangatlah tidak diperkirakan untuk memenangi pertandingan ini. Tetapi dengan semangat dan konsistensi dia mampu mengalahkan Pengyu dengan 21-16 15-21 21-19. Halangan berat belum sampai disitu. Di babak 2 dia harus menghadapi unggulan 6, Sho Sasaki dari Jepang, yg mengalahkan Jan O' Jorgensen dengan 21-18 21-19. Tetapi lagi2 Hayom mampu mengalahkannya dengan dua set langsung 21-17 21-17. Tetapi pada akhirnya di perempatfinal Hayom harus mengakui kehebatan Unggulan 1 Lee Chong Wei yang mengalahkannya 11-21 9-21.


2. Maria Febe Kusumastuti

Maria Febe
Meski langkah pemain muda Indonesia ini cuma sampai R2, dia telah menunjukkan semangat yg luar biasa. Di babak 1 kualifikasi, dia mengalahkan unggulan 2 kualifikasi, Susan Egelstaff dengan 21-17 21-8. Di final kualifikasi dia pun menekuk Elizabeth Cann dari Inggris dengan 21-11 21-10. Tetapi yg sangat patut dibanggakan adalah saat dia mampu mengalahkan pemain unggulan dari Singapura, Gu Juan, dengan skor telak 21-19 21-9. Akhirnya langkahnya dihentikan oleh unggulan 5 Li Xuerui dengan 11-21 19-21.

3. Taufik Hidayat

Taufik Hidayat
Pemain Tunggal Putra senior Indonesia ini memang akhir2 ini prestasinya sangat menurun, bahkan sampai terlempar dari peringkat 10 besar BWF. Tetapi di ajang ini dia menunjukkan kemampuan dan konsistensi layaknya seorang juara. Itu terbukti saat dia menaklukkan Kevin Cordon, pemain yg pernah mengalahkan Lin Dan, dengan skor 25-23 21-17. Di babak kedua, untuk menghindari dominasi China di Olimpiade London 2012 dan untuk menghindari taktik China yg ingin meloloskan pemain sebanyak2nya, Taufik pun berusaha keras untuk mengalahkan unggulan 5 Chen Jin. Kerja kerasnya terbayar lunas saat dia akhirnya berhasil menang 21-19 21-19. Akhirnya kiprah Taufik berhenti di perempatfinal saat ia dikalahkan unggulan 2 Lin Dan dengan skor 19-21 9-21.





Jumat, 02 Maret 2012

Sekilas German Grand Prix Gold

Hello, readers! Kali ini gue akan ngebullshit nge-blog tentang para pemain2 olahraga menepok bulu angsa yg telah dirangkai (BAYTD) atau lebih dikenal sebagai bulutangkis.

Selama German GPG yg udah berlangsung selama 4 hari kalo hari ini dihitung, gue udah ngeliat n udah nangkep pemain2 yg bersinar di German GPG ini. Cekidot guys! :)

1. Carolina Marin

Carolina Marin yg merupakan pemain WS asal Spanyol (tapi kok agak item ya), bermain gemilang di turnamen yang cukup bergengsi ini. Walaupun cuma bertahan sampai babak kedua, di babak pertama dia mengalahkan runner up Kejuaraan Dunia 2011 Cheng Shao Chieh dengan 21-10 21-19. Di R2 untungnya pemain Indonesia Lindaweni Fanetri berhasil mengalahkannya dengan susah payah 21-16 17-21 21-19.

2. Wong Wing Ki

Pemain tunggal olahraga tepok bulu angsa asal Hongkong yg satu ini masih melanjutkan p
erjuangannya di German GPG ini. Dia memulai turnamen ini dengan mengalahkan pemain
Indonesia Sony Dwi Kuncoro dengan 22-20 21-16. Di babak kedua pun dia sukses mengalahkan
pemain Malaysia Chung Sean Tan dengan 21-15 21-12. Di babak ketiga dia membuat kejutan de
ngan mengalahkan pemain China Chen Jin dengan skor 21-9 21-17. Di babak perempatfinal ini
dia akan menghadapi lawan kuat Jan O Jorgensen dari Denmark untuk memperebutkan tiket
ke semifinal.

3. Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov 

Senasib dengan Carolina Marin, pasangan MD asal Rusia ini juga terhenti di R2. Tetapi di babak
pertama mereka cukup mengejutkan dengan mengalahkan unggulan pertama Chai Biao/Guo 
Zhendong dari China dengan skor 17-21 21-19 25-23. Sayangnya di R2 mereka gagal mengulang
keberhasilannya, takluk di tangan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa dengan skor 22-24 18-21.


4. Muhammad Rizal/Debby Susanto

Pasangan Indonesia yg masih bertahan sampai babak perempatfinal hari ini pun bermain sangat apik. Bermain sebagai non-unggulan, di R1 mereka mendapat byepass. Di babak kedua mereka mengalahkan unggulan 5 Chan Peng Soon/Goh Liuying dengan 19-21 21-18 21-18. Di babak ketiga pun mereka tampil apik mengalahkan pasangan muda Cina, Hong Wei/Pan Pan dengan skor 22-20 21-16. Di babak perempatfinal mereka dihadang pasangan unggulan 2, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam asal Thailand, yg sebelumnya mengalahkan Danny Chrisnanta/Vanessa Neo dengan 21-15 21-15.

Carolina Marin


Wing Ki Wong

Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov

Muhammad Rizal/Debby Susanto


Sekian update gue selaku pecinta olahraga tepok bulu angsa. See ya next time, readers! :)